Tampilkan postingan dengan label Populer Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Populer Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2012

Pegawai Pajak itu Anak Seorang Kolonel....

Pegawai Pajak.


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan pegawai Ditjen Pajak, Dhana Widyatmika, yang terjerat kasus korupsi dan memiliki kekayaan puluhan miliar, ternyata anak seorang Kolonel (TNI) Angkatan Udara (Purn) Dhana Putu Merthana.
Pangkatnya kolonel. Pernah menjabat sebagai atase di Kedubes Jerman. Adiknya bernama Windi, tugas di Angkatan Darat.
-- FX Soepardi
"Dulu (ayahnya) intel di Mabes TNI, pangkatnya kolonel. Pernah menjabat sebagai atase di Kedubes Jerman. Adiknya bernama Windi, tugas di Angkatan Darat," ujar tetangga rumah Dhana Widyatmika, Kolonel (Purn) FX Soepardi, di komplek AURI, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (25/2/2012).
Menurut Soepardi, ayah Dhana telah meninggal dunia saat bertugas kembali di Indonesia. Ia mengaku kaget dengan pemberitaan tetangganya yang tersangkut kasus korupsi ini.
"Kalau sampai pribadi itu tidak tahu. Rumah itu rumah ibunya. Dari kecil di sini. Saya malah tidak tahu sejauh ini. Saya kaget dengar kayak gini. Anaknya baik, santun, dari kecil baik. Bapaknya (Dhana) senior saya di Akabri," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan Dhana Widyatmika, pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Saat ini Dhana sudah dicegah melakukan perjalanan ke luar negeri.
Penyidik kejaksaan menduga, kekayaan Dhana mencapai puluhan miliar rupiah yang diduga berasal dari pemberian pihak lain terkait jabatannya. Namun, dalam dokumen Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), Dhana beserta istrinya, DA, hanya sebesar Rp 1,2 miliar.

Note :  Acem betul ajja pun

Palsukan tanda tangan, izin Gereja di Bogor akan dicabut


Izin Gereja di Bogor akan dicabut.


Bogor (voa-islam.com) -Setelah didemo warga muslim di sekitar gereja yang merasa ditipu dengan pemalsuan tanda tangan untuk pendirian gereja Yasmin. Akhirnya Pemerintah Kota Bogor akan mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk Gereja Yasmin yang dikeluarkan pada 2006.
Karena dinilai cacat hukum, IMB Gereja Yasmin akan dicabut kata Sekretaris Daerah Pemkot Bogor Bambang Gunawan di depan ratusan warga demonstran di Balai Kota Bogor, Kamis.
...Kami akan membekukan dan mencabut IMB gereja tersebut. Besok surat akan kita layangkan menunggu tanda tangan wali kota," janji Bambang...
"Kami akan membekukan dan mencabut IMB gereja tersebut. Besok surat akan kita layangkan menunggu tanda tangan wali kota," janji Bambang.
Mendengar pernyataan ini, 150 warga Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat yang berunjuk rasa ini spontan bersujud syukur karena gugatannya dikabulkan pihak Pemda Bogor.
"Izin pembangunan gereja tersebut cacat hukum, karena tanda tangan warga dipalsukan, warga merasa tidak pernah memberikan tanda tangan surat bersedia atas dibangunnya gereja tersebut," ungkapnya.
Pencabutan izin juga didasarkan pada Peraturan Walikota tentang pembangunan yang mengatakan bahwa IMB dapat dicabut jika pembangunannya meresahkan warga setempat.
"Kami bersyukur perjuangan kami menyampaikan kebenaran dikabulkan," ujar seorang warga.
Ketua Forum Komunikasi Muslim Indonesia (Forkami) Bogor sekaligus perwakilan warga, H Ahmad Iman, meyakini bahwa walikota akan bersedia memenuhi keinginan warga.
"Saya berkeyakinan Walikota akan mengeluarkan surat pencabutan. Pembangunan gereja cacat hukum, karena surat persetujuan yang berisi tanda tangan warga itu palsu, warga tidak pernah menyatakan bersedia atas pembangunan gereja tersebut," kata Ahmad.
Ahmad mengatakan mayoritas warga di kawasan Curug Mekar adalah muslim, hanya ada beberapa saja yang beragama Kristen. Mereka menolak Gereja Yasmin karena Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Bogor telah memalsukan tanda tangan mereka untuk mendapatkan IMB. (Ibnudzar/dbs)

Note : "Setiap Kebenaran akan terungkap" 

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews